Total Pageviews
Showing posts with label rudal. Show all posts
Showing posts with label rudal. Show all posts
Thursday, July 25, 2013
TNI Berencana Borong Peluncur Rudal Amerika, Seberapa Canggih?
VIVAnews - Sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia memang harus terus diremajakan, jika tidak ingin ketinggalan dengan sejumlah negara tetangga. Setelah membeli sejumlah peralatan tempur, kali ini TNI membeli sejumlah peluncur rudal anti-tank (ATGM) canggih asal Amerika Serikat. Namanya Javelin. Ini bagian dari upaya untuk memodernisasi alutsista.
Wednesday, July 3, 2013
Iran Air Flight 655
Pada 3 Juli 1988 setelah berakhirnya perang Irak-Iran sebuah pesawat kemersial Airbus A300B2-203 ditembak jatuh oleh USS Vincennes saat terbang di atas selat Hormuz. Pesawat, yang telah terbang di wilayah udara Iran di wilayah perairan Iran di Teluk Persia pada jalur penerbangan biasa, hancur. 290 penumpang, termasuk 66 anak-anak dan 16 awak tewas. peristiwa ini menempati peringkat ketujuh dalam bencana penerbangan paling mematikan sepanjang sejarah.
Tuesday, July 2, 2013
Turkey May Adopt Chinese Air Defense System
ANKARA — Turkey is strongly leaning toward adopting a Chinese long-range anti-missile and air defense system, Turkish procurement officials said, even though it may be impossible to integrate the system with its existing NATO architecture.
Monday, July 1, 2013
SS-25 Sickle ICBM
TOPOL
RS 12M dengan julukan NATO SS-25 Sickle merupakan rudal balistik antar
benua. Pembangunan rudal disetujui pada tahun 1977.ini merupakan
pengembangan lebih lanjut dari rudal balistik
jarak menengah Pioneer RSD-10 ( SS-20 Sable ),uji coba dilakukan antara
tahun 1983 dan 1987.Topol memasuki layanan Soviet Strategic Rocket
Forces pada tahun 1988 dan ini merupakan rudal balistik Mobile pertama
Soviet yang pada saat ini ada dalam pelayanan dengan Russia.Ada 360
rudal ini telah dibuat hingga 1996.Pada 2012 Russian Strategic Rocket
Forces memiliki 120 rudal Topol operasional aktif.
Saturday, April 7, 2012
insiden Teluk Sidra
sumber: http://indomiliter.com
pada 19 Agustus 1981. Saat itu pukul 07.00 waktu setempat, radar kapal induk USS Nimitz mengunci dua sasaran. Kedua target yang mengarah ke posisi armada ke-6 itu tak lain adalah jet tempur Su-22 Fitter AU Libya. Bukan hanya radar dari kapal induk saja, kedua pesawat yang berpangkalan di sekitar Tripoli itu juga terdeteksi oleh sebuah E-2C Hawkeye yang terbang di ketinggian 21.000 meter.
Pada saat yang sama, ada dua jet penyergap F-14 Tomcat asal Skuadron Black Aces (VF-41) tengah berpatroli udara (CAP). Tomcat pertama dengan callsign “Fast Eagle 102″ diawaki CDR Hank Kleeman /LT Dave Venlet. Sedang pesawat lain bercall-sign “Fast Eagle 107″ dikendalikan oleh LT “music”Muczynski/LT JG “Amos” Anderson. Skuadron ini berpangkalan di kapal induk USS Nimitz. Kedua Tomcat tadi lalu diarahkan untuk mencegat Fitter Libya.
pada 19 Agustus 1981. Saat itu pukul 07.00 waktu setempat, radar kapal induk USS Nimitz mengunci dua sasaran. Kedua target yang mengarah ke posisi armada ke-6 itu tak lain adalah jet tempur Su-22 Fitter AU Libya. Bukan hanya radar dari kapal induk saja, kedua pesawat yang berpangkalan di sekitar Tripoli itu juga terdeteksi oleh sebuah E-2C Hawkeye yang terbang di ketinggian 21.000 meter.
Pada saat yang sama, ada dua jet penyergap F-14 Tomcat asal Skuadron Black Aces (VF-41) tengah berpatroli udara (CAP). Tomcat pertama dengan callsign “Fast Eagle 102″ diawaki CDR Hank Kleeman /LT Dave Venlet. Sedang pesawat lain bercall-sign “Fast Eagle 107″ dikendalikan oleh LT “music”Muczynski/LT JG “Amos” Anderson. Skuadron ini berpangkalan di kapal induk USS Nimitz. Kedua Tomcat tadi lalu diarahkan untuk mencegat Fitter Libya.
Friday, April 6, 2012
KAL 007
kronologi penembakan pesawat sipil oleh Sukhoi Su-15 Flagon AU sovyet
sumber: wikipedia
![]() | |
| KAL 747 |
![]() |
| Su-15 |
Subscribe to:
Posts (Atom)

